Halloween Costume ideas 2015

Mendaftar ke KPU Nabire, Bacabup Mesak Magai Diarak Ribuan Pendukung dan Simpatisan

SUARA.NABIRE - Tepat pada hari Jumat (4/09/20), Pukul 09.00, bertempat di rumah kediamannya di Kalibobo yang terletak di jln. CH Marta Tihahu, Bakal Calon Bupati, Mesak Magai, S.Sos., M.Si., bersama Bakal Calon Wakil Bupati Nabire, Ismail Djamaludin, dijemput dan diarak oleh ribuan pendukung dan simpatisannya menuju tempat pendaftaran di KPU Nabire.

Arak-arakan masa pendukung dan simpatisan dimulai dari Kalibobo menuju Taman Gisi. Setelah sampai di Taman Gisi, Mesak Magai dan Ismail kemudian mendeklarasikan dukungan dari tiga Partai Politik, yaitu PDI Perjuangan, Partai PPP, dan PKPI, yang selanjutnya diserahkan langsung oleh ketua-ketua DPC dari ketiga Partai Politik tersebut, yaitu: ketua 
DPC PDI Perjuangan, Nanci Worabay, S.Sos, Ketua DPC PPP. yang diwakili oleh Freny Anouw, dan Ketua DPC PKPI, Naftali Kobepa, S.Km

"Sebetulnya pada saat pendaftaran dan deklarasi ini saya tidak perlu libatkan masa dan pendukung yang begitu banyak, namun mereka datang dengan inisiatif sendiri, dan bagi saya ini merupakan cermin dari semangat mereka dalam menginginkan perubahan di kabupaten Nabire tercinta ini," tutur Magai ketika ditemui awak media ini usai pendaftaran di KPU Nabire.

"Semua pendukung atau masyarakat yang datang ini merindukan figur perubahan untuk kabupaten Nabire. Karena itu dengan semangat perubahan mereka mengantar saya dengan berjalan kaki sepanjang 2 kilo" tegasnya.

Magai mengatakan bahwa berkas-berkas pencalonan dirinya dan Cawabup, Djamaludin, yang selama ini diurus di  beberapa tempat seperti Jayapura, Makasar maupun Jakarta, sudah lengkap semuanya.

"Tahapan selanjutnya adalah pemeriksaan kesehatan dan penetapan kami sebagai calon tetap akan mengikuti sesuai dengan tahapan dan mekanisme yang diatur dalam peraturan KPU dan perundang-undangan yang berlaku," bebernya

Magai menegaskan bahwa sebagai anggota DPR Provinsi Papua, dirinya sudah mengajukan dua surat, yang pertama surat pernyataan untuk bersedia mengundurkan diri dari jabatan, dan yang kedua adalah surat permohonan pengunduran diri kepada pimpinan lembaga DPR Provinsi Papua, sehingga selanjutnya akan diatur dan diproses sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

"Karena kami anggota DPRP ini disahkan oleh SK dari Menteri Dalam Negeri, maka jelas pula bahwa pemberhentian ini pun berdasarkan SK Menteri Dalam Negeri. Intinya bahwa sebelum pencoblosan satu bulan pemberhentian harus ada," terang Magai

Pada kesempatan itu, Magai juga membeberkan bahwa dirinya termotivasi untuk maju dalam Pilbub Nabire 2020 karena selama ini ia melihat bahwa kabupaten Nabire yang merupakan sentral dari beberapa kabupaten di Papua Tengah, tidak berkembang dengan normal.

"Nabire sebagai kota sentral dari daerah Papua Tengah, harusnya semua aspek yang ada harus berjalan normal. Dan juga Pemimpin Daerah di kota sentral ini harus cerdik melihat berbagai persoalan. Dan menurut pengamatan saya yang pernah menjadi Wakil Bupati di sini, bahwa dalam berbagai bidang seperti: pendidikan, pemberdayaan masyarakat ekonomi lemah, infrastruktur, dan pelayanan kesehatan, semuanya macet total," ungkap Magai

"Saya ambil contoh misalnya dalam infrastruktur, dimana ruas jalan yang ada di kabupaten Nabire ini bisa dijadikan budidaya ikan tawar alias kolam ikan alias lubang-lubang terlalu banyak! Sehingga saya berinisiatif untuk maju menjadi Pemimpin di daerah ini untuk mengadakan perubahan di segala lini, termasuk infrastruktur ini," demikian ditegaskan Magai kepada awak media usai mendaftarkan diri di kantor KPU nabire.

GALERI FOTO:





















Label:
Reaksi:

Posting Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget