Halloween Costume ideas 2015

Sosok Mas Adis Sang Ahli Roti, Pemilik Warkop Papadi di Jalan Medan Kota Nabire

Beberapa waktu yang lalu saya bertemu dengan seorang kawan lama yang saat ini mempunyai usaha warung kopi yang lokasinya tidak jauh dari rumah saya tinggal. 

Ya, namanya Adi Purnomo Adis. Latar belakang Adis (sapaan akrab) adalah chef, yang sudah berusia pria 37 tahun  serta sudah berkeluarga. 

Pemilihan tempat memang menjadi salah satu faktor sukses membuka usaha warung kopi. Lokasi Warkop ini berada di jalan. Medan kelurahan Karang Mulia, Kota Nabire. 

Kawan tersebut bersedia sharing soal membuka warung kopi di Nabire. Berikut sedikit ulasannya:

Warkop 
Papadi namanya berdiri sejak tanggal 15 maret 2020. Dan sempat terkena dampak dari Pembatasan Sosial akibat virus corona.

"Ketika sempit menjadi akrab", demikian konsep ini yang ditawari oleh Warkop Papadi.

Dengan kopi tubruk atau kopi rakyat secara tradisional, tetapi konsepnya ala modern menjadi salah satu andalan dari warkop ini. Selain murah dan terjangkau bagi semua kalangan, juga menjadi tempat untuk silaturahmi. 

Selain kopi tubruk dan roti sobek yang harganya terjangkau yang disuguhkan, yang tidak kalah enak juga ada beberapa menu yang dihidangkan seperti: nasi goreng, bebek cabe ijo, ayam cabe ijo dan menu lainnya.

Adis berani membuka warkop sederhana ini, selain bisa mempunyai pengalaman lebih di dunia kuliner, tentu dalam hal ini dia ingin memiliki sahabat pencinta kopi sebanyak-banyaknya

Harapan mas Adis ke depan adalah seperti dulu kala "after new normal", agar kawan-kawan lama bisa bertemu dan bercanda gurau lagi ditempat warkop Papadi, dan juga bisa kembali mengadakan beberapa event kecil-kecilan ditempat beliau membuka usaha, dan tentunya setelah pandemi corona ini berlalu. 

Hal yang menjadi inspirasi di dunia roti dari mas Adis yang sudah sering berbagi ilmu soal bagaimana cara yang benar membuat roti terutama kepada mama-mama asli Papua, adalah semakin menjadikan mas Adis terus belajar dan tetap rendah hati seperti ilmu padi, yaitu kian berisi, kian merunduk, yang artinya: semakin tinggi ilmunya, semakin rendah hatinya. Atau sudah pandai jangan sombong, selalulah rendah hati. 

Begitulah sosok mas Adis dimata saya, dan juga semua kalangan yang pernah mengenal sosok sederhana ini.

Oleh: Gerson Laleb KPG
Reaksi:

Posting Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget